Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Kabupaten Pulau Morotai yang didirikan berdasarkan SK Kemendikbud nomor 08/E/O/2013 Tentang izin operasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Perguruan Morotai. UNIPAS Morotai didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam perkembangan IPTEK dan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) baik di Kabupaten Pulau Morotai khususnya maupun masyarakat Maluku Utara pada umumnya. Tujuan UNIPAS Morotai adalah menghasilkan lulusan yang unggul dan kompetitif pada ilmu pengetahuan dan teknologi dan dapat diterima oleh dunia usaha, pemerintah, dan kindustri sesuai bidang ilmunya. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran (VMTS) Unipas Morotai tergambar bahwa cita-cita yang ingin dicapai adalah menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berbasis potensi lokal menuju universitas berstandar Nasional tahun 2026.

Pedoman Tata pamong UNIPAS Morotai, disusun dengan asas good governance yaitu kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab dan berkeadilan. Fungsi manajemen di UNIPAS Morotai digunakan secara baik, setiap kegiatan didasarkan pada perencanaan, pengorganisasian, penempatan personil, pengarahan dan pengawasan. Setiap kegiatan selalu dilakukan monitoring dan evaluasi (monev). Kepemimpinan UNIPAS berjalan efektif dengan mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam internal UNIPAS, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya serta peraturan yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Sistem penjaminan mutu berjalan dengan baik, secara operasional dan berkoordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dalam melaksanakan penjaminan mutu, telah tersedianya mekanisme serta kebijakan dalam sistem penjaminan mutu oleh LPM UNIPAS Morotai sebagai dasar melakukan evaluasi internal dan perencanaan kedepan

Kerjasama setiap prodi yang ada di UNIPAS berjalan dengan baik, UNIPAS Morotai dan Fakultas serta Prodi selalu membuka pintu bagi pihak-pihak yang ingin bekerjasama, baik kerjasama dalam bidang Tridharma tingkat local, nasional, maupun internasional atau kerjasama dengan industri/lembaga pemerintah/lembaga swasta. Kegiatan kerjasama yang dijalani ini dalam rangka mewujudkan program imlementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Jumlah mahasiswa UNIPAS Morotai bertambah setiap tahun dan saat ini mahasiswa UNIPAS Morotai berjumlah 1.763 mahasiswa aktif yang berasal dari Morotai dan dari luar Morotai. Bentuk beasiswa di UNIPAS Morotai yaitu beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, beasiswa Bidik Misi, beasiswa KIP Kulia. Pendaftaran mahasiswa baru dilakukan secara online dan mandiri serta wajib mengikutin seleksi akademik dan wawancara. UNIPAS Morotai memiliki layanan untuk mahasiswa yaitu bimbingan dan konseling, perpustakaan, tempat kursus, beasiswa, dan lahan parkir.

Sumber Daya Manusia di UNIPAS Morotai berjumlah 80 dosen yang sesuai dengan kompetensi inti prodi yang semuanya memiliki kualifikasi pendidikan Magister, 1 orang doktor, 4 orang kandididat Doktor, 30 orang suda tersertifikasi. Pengelolaan SDM di UNIPAS Morotai sangat baik dan terarah, dengan adanya pedoman pengadaan SDM mulai dari perencanaan, rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian. Untuk memotivasi SDM, UNIPAS Morotai memiliki standard an pedoman tentang kepegawaian. UNIPAS Morotai terlibat secara aktif dalam pengelolaan dana untuk menjamin terselengarannya proses pembelajaran dan telah memiliki kebijakan kontroling dalam pengelolaan dan penggunaan dana dengan sumber perolehan dana dari Universitas. Proses pengolahan dana tersebut meliputi empat tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pengendalian.  Sarana prasarana untuk kegiatan belajar mengajar masi kurang. UNIPAS Morotai telah memiliki ruangan kuliah, peralatan Laboratorium Komputer dan perpustakaan. Akses internet secara gratis untuk dosen dan mahasiswa melalui wifi.

Kurikulum UNIPAS Morotai disusun dengan capaian pembelajaran dengan profil lulusan dan jenjang KKNI berdasarkan Permenristek Dikti Nomor 44 Tahun 2015 dan KKNI 2012. Untuk Sarjana Strata 1 digolongkan pada level 6. Struktur kurikulum UNIPAS Morotai disusun untuk pembentukan capaian pembelajaran, yang terdiri atas: (a) capaian pembelajaran utama, (b) capaian pembelajaran pendukung, dan (c) capaian pembelajaran lain, berdasarkan KKNI melalui program yaitu melalui proses lokakarya dan semiloka yang dihadiri oleh  stakeholder, pimpinan, dosen untuk memperoleh umpan balik sebagai dasar revisi draf kurikulum. Kemudian ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Pasifik Morotai Nomor: 136/SK/R.UNIPAS/2018 tentang Kurikulum dengan jumlah beban belajar/bobot kredit 144 sks yang tersebar dalam 8 semester. Suasana akademik didapatkan dari kegiatan di luar kegiatan pembelajaran seperti seminar, kulliah umum, kuliah perdana, praktek lapangan dan praktek di laboratorium.

UNIPAS Morotai mempunyai standar penelitian yang ditetapkan melalui keputusan Rektor UNIPAS Morotai Nomor: 089/SK/R.UNIPAS/2020 Tentang Standar Penelitian UNIPAS Morotai. Kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa dikelola oleh LPPM UNIPAS. Dalam mekanismenya dosen tetap UNIPAS mengajukan proposal penelitian ke LPPM, kemudian diseleksi, dimotitoring dan dievaluasi oleh LPPM UNIPAS Morotai. Jumlah penelitian yang sesuai denga keilmuan pada UNIPAS Morotai sebanyak 35 pada tahun 2018, tahun 2019 sebanyak 61 penelitian dan tahun 2020 sebanyak 93 penelitian, kegiatan penelitian tersebut dibiayai Universitas dan dibiayaioleh pihak eksternal melalui hibah Dikti. Penelitian tersebut sudah terpublikasi ke jurnal internasional bereputasi, jurnal penelitian nasional terakreditasi dan juga ke jurnal penelitian tidak terakreditasi. UNIPAS Morotai memiliki standar PkM yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Pasifik (UNIPAS)  Morotai Nomor. 098/SK/R.UNIPAS/2018 Tentang Standar Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai. Dalam pelaksanaan PkM secara mandiri dan dapat pula dengan melibatkan mahasiswa

Unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berbasis potensi lokal menuju Universitas berstandar Nasional tahun 2026.

  • Menyelenggarakan proses pendidikan berstandar nasional
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Melalui tridarma Perguruan Tinggi berbasis potensi lokal.
  • Mengembangkan kerjasama dalam bentuk kemitraan dengan pemerintah dan dunia usaha.